Beberapa waktu lalu, saya mendapat kabar dari istri mengenai kondisi mertua di Banjarmasin yang terdiagnosis penyakit diabetes. Lalu dalam jangka waktu yang masih berdekatan, saya juga mendapat kabar dari orangtua saya di Semarang kalau salah satu dari mereka juga terdiagnosis diabetes. Sebagai penderita diabetes, mereka pun berupaya membatasi banyak makanan, mengurangi konsumsi gula, juga menghindari semua makanan mengandung karbohidrat. Akibatnya, berat badan mereka turun, dan nasi jadi pantangan besar di rumah. Padahal, nasi seharusnya masih bisa dikonsumsi karena bagaimana pun tubuh butuh karbohidrat. Saya dan istri pun diberi peringatan untuk mengurangi nasi karena sebagai keturunan dari penderita diabetes, risiko kami terkena diabetes juga besar. Waduh, gawat juga kan kalau saya dan istri sampai terkena penyakit seperti ini. Jadilah kami mencari berbagai informasi mengenai kesehatan, cara mencegah penyakit diabetes, dan solusi nutrisi bagi penderita diabetes.

Beberapa produk H2

Peningkatan Jumlah Penderita Diabetes yang Semakin Tinggi

Dari banyak bacaan dan informasi yang saya dapatkan berkaitan dengan jumlah penderita diabetes, ternyata beberapa tahun terakhir jumlah penderita diabetes terus mengalami peningkatan. Data International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan jumlah penderita diabetes di Indonesia telah menempati urutan ketujuh tertinggi di dunia. Sementara Global Status Report on NCD World Health Organization (WHO) tahun 2010 menyebutkan bahwa diabetes mellitus merupakan Penyakit Tidak Menular (PTM) peringat ke-6 yang menjadi penyebab kematian. Indonesia pada tahun 2030 diprediksi akan memiliki penyandang diabetes mellitus sebanyak 21,3 juta jiwa.

“Jumlah penderita diabetes di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Untuk itu, pola hidup sehat diharapkan mulai menjadi fokus perhatian masyarakat dalam menjalani hidup sehari-hari. Masyarakat Indonesia harus bisa mengendalikan penyakit diabetes sedini mungkin dengan menjalankan gaya hidup sehat, antara lain: mengkonsumsi banyak sayur dan buah, membiasakan diri untuk rutin berolahraga, dan tidak merokok. Semua ini merupakan kebiasaan baik untuk pencegahan diabetes mellitus,” kata drg. Dyah Erti Mustikawati, MPH, Kepala Subdirektorat Diabetes Mellitus dan Gangguan Metabolisme.

H2 Tepung Kelapa Solusi Nutrisi Bagi Penderita Diabetes

Pada 31 Januari 2018 lalu, PT. Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui brand H2 Health and Happiness meluncurkan produk baru, yaitu H2 Tepung Kelapa solusi nutrisi bagi penderita diabetes. H2 Tepung Kelapa diolah dari daging kelapa yang diproses sedemikian rupa sehingga memiliki kandungan serat pangan yang tinggi. Konsumsi H2 Tepung Kelapa dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengontrol gula darah serta dapat digunakan sebagai alternatif substitusi tepung terigu sehingga cocok bagi orang yang alergi gluten. Selain itu, tepung kelapa ini juga mengandung lemak jenuh dalam bentuk trigliserida rantai menengah yang dapat meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi penyimpanan lemak.

Banner H2 Food Series

Produk H2 Tepung Kelapa ini juga bisa jadi solusi nutrisi bagi penderita diabetes. Penambahan H2 Tepung Kelapa dengan takaran 25% pada beras putih saat memasak (47 gram tepung kelapa pada 185 gram beras putih atau setara dengan 6-7 sendok makan tepung kelapa pada 1 cup beras putih) dapat menurunkan Indeks Glikemik makanan (nasi) tersebut menjadi 49 (kategori rendah) dari yang sebelumnya 89 (kategori tinggi). Dengan mencampurkan H2 Teung Kelapa saat memasak nasi putih, nasi putih menjadi lebih ramah bagi penderita diabetes.

Nara sumber

Dalam acara peluncuran produk yang diadakan di Resto Akasaka Tei, Jakarta, H2 Health & Happiness sekaligus menyelenggarakan diskusi kesehatan berkaitan dengan penyakit diabetes, sebagai salah satu bentuk dukungan gerakan “Cegah Diabetes dengan CERDIK” yang digagas Kemenkes RI. Untuk itu, hadir pula beberapa narasumber, seperti drg. Dyah Erti Mustikawati, MPH, selaku Kepala Subdirektorat Diabetes Mellitus dan Gangguan Metabolisme, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular; Dr. Didah Nur Faridah selaku Kepala Pengembangan Layanan Analisis Pangan, Institut Pertanian Bogor;ย dr. Cindiawaty Josito, MARS, MS, SpGK selaku Ahli Gizi Klinis; danย FX. Widiyatmo selaku Deputi Director Corporate Business Development PT. Kalbe Farma Tbk.

“Kalbe melalui produk H2 Health & Happiness terus berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, salah satunya dalam penanganan penyakit diabetes. Kami mencoba untuk memenuhi solusi gaya hidup sehat yang dibutuhkan dalam mencegah dan menangani penyakit diabetes melalui bahan pangan tepung kelapa, di mana salah satu penerapan yang bisa dilakukan sehari-hari adalah mencampurkan H2 Tepung Kelapa dengan beras putih pada saat memasak”, terang FX. Widiyatmo selaku Deputi Director Corporate Business Development PT. Kalbe Farma Tbk

Sejalan dengan misi H2 Tepung Kelapa menjadi solusi nutrisi bagi penderita diabetes, Dr. Didah Nur Faridah, Kepala Pengembangan Layanan Analisis Pangan, Institut Pertanian Bogor, mengatakan bahwa mereka secara rutin melakukan penelitian terhadap produk yang sudah ada maupun pengembangan produk baru. Bisa dari sumber pangan yang baru dan tidak biasa atau melakukan modifikasi dari pangan yang ada dengan penambahan atau pemrosesan yang berbeda.

Penyerahan piagam pada narasumber

Anda Berharga, Anda Berhak Merasa Bahagia

Beberapa waktu lalu, dalam kampanye dengan tema “Anda Berharga, Anda Berhak Merasa Bahagia”, H2 Health and Happiness mengajak wanita Indonesia untuk tetap memperhatikan diri sendiri, selain memperhatikan keluarga. Wanita memang berperan penting dalam mengatur dan menciptakan kesehatan keluarga, namun di saat yang sama, wanita juga banyak yang memiliki peran ganda dalam kehidupan pribadi maupun dalam pekerjaannnya. Para wanita Indonesia dapat menggunakan H2 Tepung Kelapa untuk memenuhi asupan gizi keluarga tanpa menimbulkan kekhawatiran akan risiko penyakit diabetes. Ya, H2 Tepung Kelapa solusi nutrisi bagi penderita diabetes maupun untuk menjaga kesehatan setiap orang agar terhindar dari penyakit diabetes.

“Untuk mengurangi risiko penyakit diabetes diperlukan adanya keseimbangan antara nutrisi makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap harinya. Kunci dari pencegahan dan penanganan penyakit diabetes tipe 2 adalah dengan menggunakan bahan pangan dengan indeks glikemik rendah karena mengurangi kecepatan naiknya gula darah, sehingga memberi waktu pada sel tubuh untuk memprosesnya,” kata dr. Cindy SpGK, Ahli Gizi Klinis.

Salah satu narsum sedang memberikan pengarahan

Komposisi, Manfaat dan Kelebihan H2 Tepung Kelapa

Serat pangan pada H2 Tepung kelapa yang berasal dari 100% daging kelapa mampu membantu mengontrol gula darah karena indek glikemiknya yang rendah, memperlambat proses pencernaan sehingga terasa kenyang lebih lama, menjaga kesehatan pencernaan, serta dapat mengontrol berat badan. H2 Tepung Kelapa telah terbukti dapat menurunkan nilai glikemik indeks pada nasi sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes, sekaligus mampu menurunkan total kolesterol dan kolesterol jahat (LDL). Kandungan lemak jenuh pada H2 Tepung Kelapa solusi bagi penderita diabetes yang berupa trigliserida rantai menengah juga merupakan sumber energi cepat bagi tubuh serta mendukung metabolisme.

coconut ice cream – salah satu olahan yang terbuat dari tepung kelapa

Kelebihan H2 Tepung Kelapa:
– Mengandung serat pangan, lemak jenuh, protein, zat besi, kalium, natrium, kalsium.
– Tidak mengandung gula.
– Serat pangan 14x lebih besar dari tepung terigu.
– Kalium 9x lebih besar dari tepung beras.
– Protein lebih tinggi 3x kandungannya dibandingkan tepung almond.
– Natrium 7x lebih besar daripada tepung jagung.
– Kandungan kalsium 2x lebih besar dibandingkan dengan tepung terigu.

44 total views, 0 views today

18 Komentar-komentar

  1. Dari acara kemarin baru tahu lho justru selat itu menghambat penyerapan glukosa. Berarti kudu banyakin makan serat biar sehat, salah satunya bisa pakai tepung kelapa ini ya mas TFS ๐Ÿ˜€

  2. Tepung kelapa H2 jadi solusi banget nih buat yang sudah terkena diabetes atau yang mau mencegah diabetes. Sudah nggak perlu diragukan lagi ya kandungannya karena sudah diuji di IPB.

  3. Ternyata menerapkan pola makan dan gaya hidup yang benar itu ga mudah ya ๐Ÿ™‚ Setelah mengikuti acara ini setidaknya kita bisa lebih paham bagaimana kiat2 khusus mencegah penyakit diabetes melitus. Alhamdulillaah sekarang sudah ada solusi dari Kalbe Farma dengan H2 Tepung Kelapa kita berusaha menjaga nutrisi dan asupan terbaik bagi tubuh kita.

  4. Ohh mertua Banjarmasin dan mas Punto Semarang to. Dan keduanya sama-sama kena diabetes ya. Duhh emang diabetes ini bisa dialami oleh siapapun dan tanpa pandang bulu ya termasuk ke anak-anak juga. Menjaga pola hidup dan mengatur makan perlu nih. Nahh setuju banget deh sekarang sudah diatur pola makannya sama mbak Mon hehe. Untungnya sekarang pun sudah ada solusi praktis untuk mencegah dan mengatasi diabetes ya.

LEAVE A REPLY

SIlakan ketik komentarmu
Silakan Masukkan namamu disini