Integrasi data perusahaan jadi lebih mudah dengan Anaplan – Apakah sih yang dapat membantu perusahaan meraih kesuksesan? Dulu saat saya masih menjadi bagian dari tim IT salah satu distributor alat tulis dan kantor besar di Surabaya, saya dan teman-teman IT pernah mendapatkan pertanyaan ini dari pimpinan kami.

Menurutnya, planning, organizing, actuating, dan controlling (POAC) menjadi kunci yang menentukan sukses tidaknya suatu perusahaan. Untuk itu, tim IT ditugaskan menemukan suatu cara yang bisa mengintegrasikan seluruh data perusahaan, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengontrolan, sehingga memudahkan para pengambil keputusan untuk melakukan analisis dengan pengambilan keputusan terbaik.

Andai dulu kami sudah mengenal Anaplan, pastilah tugas tersebut tidak terasa berat. Ya, integrasi data perusahaan jadi lebih mudah dengan Anaplan.

Apa Itu Anaplan?

Anaplan adalah platform berbasis cloud yang ditemukan oleh Guy Haddleton dan Michael Gould pada tahun 2006 dan baru dikomersilkan sekitar tahun 2011. Kantor pusatnya berada di San Fransisco, California, Amerika Serikat.

Di Indonesia, platform ini masuk sekitar 2012 dan menjadi salah satu solusi bagi para pebisnis yang ingin mendapatkan kemudahan dalam mengintegrasikan data-data di perusahaan jadi lebih mudah dan secara real time, mulai dari perencanaan yang lengkap, realisasi rencana, orang-orang, sekaligus data-data, sehingga para pengambil keputusan di perusahaan tersebut bisa melakukan analisis dengan tepat dan akhirnya mengambil keputusan terbaik berkat ketersediaan data yang lengkap tadi.

“Proses pengambilan keputusan yang tepat dalam suatu perusahaan menjadi kunci penting yang akan menentukan sukses tidaknya perencanaan yang sedang dijalankan. Untuk dapat mengambil keputusan dengan tepat dibutuhkan data-data yang akurat dan real time. Adanya Anaplan menjadi solusi yang membantu setiap pemilik perusahaan mengintegrasikan data-data yang dimiliki sehingga mudah disimulasikan dan dianalisis sehingag bisa dijadikan bahan untuk mengambil kebijakan-kebijakan berikutnya.”

– Edwin Budiman, Direktur Edsen Consulting, dalam acara Blogger Gathering di Kirana Three, Kelapa Gading, Jakarta, 26 Juli 2018 –

 

Integrasi data perusahaan jadi lebih mudah dengan anaplan
Integrasi Data Perusahaan Dengan Anaplan

Integrasi Data Perusahaan Jadi Lebih Mudah Dengan Anaplan

Agar lebih mudah membayangkan apa itu Anaplan, bayangkan saja spreadsheet yang sudah biasa kita gunakan. Kehadiran Anaplan tidak menghilangkan fungsi spreadsheet, melainkan menyempurnakannya. Bedanya, spreedsheet pada Anaplan bukanlah sotfware yang digunakan secara offline saja, tetapi web base yang bekerja secara online sehingga data yang tersaji adalah data terbaru (data bisa selalu update), bahkan bisa mencatat orang-orang yang mengakses, menginput, bahkan menghilangkan data dari database.

Ilustrasi lainnya: Anda seorang pemilik perusahaan yang berpusat di Jakarta dan memiliki satu kantor cabang di 20 kota besar di Indonesia. Produk dan jasa yang disediakan perusahaan Anda ribuan jumlahnya, begitu pula tenaga kerja yang Anda miliki. Jika setiap bulan masing-masing cabang mengirimkan laporan progres perusahaan dalam bentuk spreadsheet dan dengan format yang beragam, maka collecting data di kantor pusat akan memakan waktu lama, baik untuk checking, controlling, integration, bahkan auditing. Ketika Anda butuh data real time untuk dapat mengambil keputusan atau menetapkan strategi baru dalam situasi yang urgent (misalnya baru terdeteksi adanya kerugian besar), Anda tetap terpaksa menunggu sampai seluruh data bisa dianalisis ulang terlebih dahulu.

Sekarang coba bandingkan, Anda menggunakan Anaplan, web base dengan sistem login dan perusahaan tinggal membayar biaya berlangganan di Anaplan. Template laporan sudah tersedia dengan rapi, mulai dari perencanaan, budgeting, hingga realisasi. Kedua puluh kantor cabang yang berada di berbagai kota tadi tinggal input seluruh data, yang proses penginputan data ini pun terekam dengan baik (mulai nama, tanggal, akun yang menginput dan sebagainya), dan Anaplan kemudian bisa langsung mensimulasikan hasil integrasi dari seluruh data dalam bentuk hasil akhirnya yang langsung bisa digunakan untuk menentukan strategi, kebijakan atau keputusan berikutnya demi kesuksesan perusahaan.

Banyaknya kemudahan dan kelebihan yang dimiliki Anaplan membuat platform Anaplan telah banyak digunakan oleh kurang lebih 900 perusahaan yang berasal dari 40 negara di dunia. Beberapa perusahaan yang sering kita lihat namanya dan sudah menggunakan Anaplan, antara lain: Alfamart, Telkomsel, Circle-K, Zalora, Del Monte, Dipo Star Finance, dan masih banyak lagi.

Ingin mendapatkan kemudahan dalam integrasi data perusahaan? Gunakan saja Anaplan. Jika masih membutuhkan lebih banyak informasi mengenai Anaplan, Anda bisa menghubungi Edsen Consulting atau kunjungi saja website Anaplan di www.anaplan.com.

LEAVE A REPLY

SIlakan ketik komentarmu
Silakan Masukkan namamu disini