Inovasi untuk mengembangkan usaha dan memajukan usaha dalam berwiraswasta sangat-sangat diperlukan untuk bersaing dengan kompetitor dan menarik minat pelanggan. Inovasi tersebut bisa saja melirik dari segi teknologi, apalagi teknologi sekarang semakin berkembang pesat.

Hambatan keuangan masyarakat di negeri Indonesia masih menjadi kendala utama. Banyak masyarakat menengah kebawah yang akhirnya terjun menjadi wiraswasta. Tapi bukan berarti menjadi wiraswasta akan mulus berjalan sesuai ekspetasi dari masing-masingnya. Banyak kendala, dan setiap kendala pasti ada solusinya.

Beberapa kendala dalam perjalanan mengembangkan dan memajukan usaha antara lain bisa diliat dari segi modal, persaingan atau kompetitor, permintaan pasar yang kadang keliru ditafsirkan, pemasaran, dan lain-lain.

Kendala-kendala dalam mengembangkan usaha
Kendala-kendala dalam mengembangkan usaha

Mari kita bahas kendala-kendala dari yang sudah saya sebutkan diatas,

  • Modal untuk mengembangkan usaha
    Biasanya bagi para pelaku usaha kesulitan dalam kendala modal bisa saja terjadi, atau bahkan banyak terjadi. Kurangnya perencanaan yang matang menyebabkan kendala ini muncul. Kita bukan bicara tidak punya modal karena itu masih diluar angan-angan dalam berwiraswasta. Solusi dari kendala dalam bermodal adalah perencanaan yang benar-benar matang, karena dalam membuka usaha tidak akan langsung serta-merta akan meraup untung yang banyak, dan tidak akan tahu-tahu langsung laris. Perencanaan ini sangat dibuthkan berapa lama usaha kita akan mengalami BEP sehingga kelebihan dari hasil BEP bisa dipergunakan untuk urusan mengembangkan usaha atau tidak.
  • Pesaing atau Kompetitor
    Kendala ini menjadi faktor kedua setelah perencanaan modal. Jenis usaha apapun akan menemui faktor ini, saling bersaing secara sehat tentu akan menciptakan inovasi baru dan mungkin akan ditiru yang lain. Solusinya jangan sakit hati, karena inovasi akan terus berkembang seiring perkembangan jaman. Terlebih dari faktor teknologi yang semakin berkembang, hal ini dapat didayagunakan sebagaimana mestinya. Contoh saja seperti Point of Sale yang melakukan aktifitas transaksi dengan pembeli dapat disiasati dengan fintech terbaru. Seperti aplikasi GoPay yang di prakarsai oleh GoJek memanfaatkan teknologi dan meluncurkan sebuah aplikasi kasir dengan nama SPOTS. Sehingga dalam prakteknya pembeli/penjual dapat berinteraksi dengan aplikasi ini. Sebagai contoh kita lihat alurnya dengan menonton video di bawah ini..
Artikel ini didukung oleh SPOTS
Artikel ini didukung oleh SPOTS
  • Permintaan Pasar
    Kendala lain dalam mengembangkan usaha dan memajukan usaha bisa saja miss match dari permintaan pasar yang tidak tepat sasaran. Kurangnya interaksi antar pembeli dan penjual bisa saja mengkaibatkan hal itu terjadi, sehingga mengembangkan usaha akan sedikit terhambat. Solusi dari masalah ini Anda dapat mengajukan survey kepada para pembeli, keinginan pembeli, kritik dan saran juga perlu. Perbaiki diri dari apa kata suara pembeli adalah salah satu usaha menuju kesehatan dalam mengembangkan usaha dan memajukan usaha, apapun usaha yang Anda miliki.
  • Pemasaran
    Hal lain dalam kendala dalam membangun usaha dan memajukan usaha yaitu pemasaran yang buruk. Bisa saja kita mencoba menyewa jasa pemasaran yang sudah terkenal atau pihak ketiga yang akan menawarkan usaha Anda. Dari hal kecil saja sudah bisa menjadi solusi yang terbaik untuk usaha Anda.
    Media pemasaran bisa dari hal kecil seperti memanfaatkan akun-akun sosial media pribadi, bisa menawarkan ke pihak ketiga dengan cuma-cuma, atau bisa juga dengan aplikasi yang terbaru saat ini –yang sedang tren sesuai dengan keadaan sekitar. Saya contohkan kembali aplikasi seperti GoJek dengan layanan GoFood-nya, Anda bisa saja memakai layanan tersebut untuk usaha kuliner. Dari kedua belah pihak tidak ada yang akan dirugikan melainkan sama-sama untung.
Aplikasi SPOTS untuk mengembangkan usaha Anda
Aplikasi SPOTS untuk mengembangkan usaha Anda

1 Komentar

  1. Bagus ya berarti aplikasi SPOTS ini, bisa jadi mesin kasir yang menghitung penjualan, sekaligus melakukan rekapitulasi keuangan harian. Pemilik usaha jadi tahu kan pemasukan harian mereka berapa, keuntungan juga berapa. Selain memudahkan penjual, pastinya juga sangat membantu pembeli nih.

LEAVE A REPLY

SIlakan ketik komentarmu
Silakan Masukkan namamu disini