Sebenarnya siapapun jangan tunda untuk memulai asuransi baik itu kaum generasi keberapa sah-sah saja memiliki asuransi. Untuk generasi milenial sendiri memang pada tahun-tahun sekarang menduduki hampir setengah dari populasi di Indonesia. Generasi milenial kini wajib miliki asuransi sehingga menjadi generasi yang dianggap kreatif dan penuh inovasi. Generasi milenial ini mempunyai tingkat kerja keras yang tinggi dan keberhasilan dalam mencapai tujuan dan tentunya meningkat terus.

Persentase milenial yang mempunyai perencenaan dan yang belum
Persentase milenial yang mempunyai perencenaan dan yang belum

Generasi Milenial Kini Wajib Miliki Asuransi

Sayangnya, keberhasilan dari generasi milenial ini tidak diikuti oleh kesadaran pada bidang keuangan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh AC Nielsen, riset global tahun 2015 menunjukkan hanya 33% milenial yang sadar dan sudah memiliki asuransi jiwa. Ungkapan YOLO (you only live once) atau “live for now” (hidup hanya untuk kesenangan sekarang saja) terlalu memanjakan generasi milenial sehingga mengganggap kewajiban finansial seperti asuransi sebagai hal yang belum dibutuhkan. Pepatah sedia payung sebelum hujan bagai terabaikan.

Sebagian besar generasi milenial masih belum mengetahui akan manfaat memiliki asuransi. Berdasarkan data yang disampaikan Ibu Karin Zulkarnaen selaku Market Management Allianz Indonesia, “52% masih menganggap bahwa premi asuransi itu mahal, 45% belum mendapatkan edukasi yang tepat mengenai asuransi, kurangnya mengenai informasi kanal distribusinya hingga mereka mengira proses klaim asuransi itu sulit”.

Ibu Karin Zulkarnaen Market Management Allianz Indonesia
Ibu Karin Zulkarnaen Market Management Allianz Indonesia – Generasi Milenial Kini Wajib Miliki Asuransi

Sebenarnya perubahan ini dapat dilakukan, dengan edukasi yang tepat mengenai manfaat asuransi, maka seorang generasi milenial dapat mengubah hidupnya. Misalnya seperti LifeChanger dari Allianz sebut Ibu Karin, sebuah program asuransi yang mampu melindungi kehidupannya sendiri dan masyarakat di sekitarnya. Ibu Karin juga membagi tips bagaimana seorang life changer bisa memberikan pemahaman dan keyakinan kepada generasi milenial untuk memiliki asuransi, diantara lain:

  • Manfaatkan platform digital untuk berinteraksi. Era digital saat ini memberikan banyak kemudahan dalam mengakses berbagai informasi. Apalagi para generasi milenial ini setiap harinya pasti menggunakan internet sebagai bentuk berkomunikasi dan mengakses informasi.
  • Aktif untuk memposting konten edukasi di media sosial. Penuhi akun media sosial kita dengan konten yang mempunya nilai edukasi sehingga kita bisa membuat diri kita menjadi jembatan informasi positif untuk orang lain.
  • Menjadi bagian dari gaya hidup dan menjadi partner dan sosial influencer. Para millenial saat ini sebagian besar menggunakan social influencer sebagai aturan hidup mereka.
  • Do it Now, #LifeChanger membawa perubahan positiif bagi kehidupan kita dan orang di sekitar kita. Kita rencanakan perlindungan terbaik bagi kehidupan di masa depan.

Program Life Changer dari Allianz mendorong kita menjadi seorang wirausaha yang bisa menciptkan peluang dan pendapatan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Hal-hal yang sangat berhubungan erat dengan eranya generasi milenial bahkan seorang Joos Louwerier pun mengatakan demikian. Country Manager & President Director Allianz Life Indonesia, Joos Louwerier mengatakan, “Melalui program Life Changer, Allianz memberi kesempatan bagi milenial untuk mewujudkan aspirasinya, yakni membangun bisnis yang dapat membawa perubahan positif bagi diri sendiri dan sesama”.

Joos Laouwerier Country Manager & Presiden Direktur Allianz Life Indonesia
Joos Laouwerier Country Manager & Presiden Direktur Allianz Life Indonesia – Generasi Milenial Kini Wajib Miliki Asuransi

Klaborasi Yang Cantik, Memiliki JKN-KIS BPJS dan Asuransi

Yuk para generasi milenial mari kita perbaiki nasib kita sendiri, jangan mau kalah dengan generasi Z yang siap menggantikan kita di tahun-tahun mendatang. Kalian mungkin pernah berpikir juga kalau sudah ada JKN-KIS dari BPJS kesehatan yang akan mematikan semua asuransi yang ditawarkan, pemikiran tersebut salah besar loh. Justru dengan adanya asuransi seperti pada program life changer ini, kehadiran asuransi malah akan meringankan beban kita. itu sebabnya generasi milenial kini wajib miliki asuransi

Kenapa? Ada sedikit cerita yang saya dapat ketika menghadiri event Life Changer ini. Di sebutkan bahwa seorang kepala rumah tangga sudah mempunyai kartu sehat JKN-KIS dari BPJS, ketika si kepala rumah tangga tersebut kena musibah misalnya seperti penyakit dalam yang berat. Semua biaya pastinya akan ditanggung oleh BPJS bukan? Pertanyaan selanjutnya adalah siapa yang akan membiayai tetek bengek operasional ketika si kepala rumah tangga tersebut berada dalam perawatan? Bagaimana nasib keluarganya ketika si kepala rumah tangga itu tidak lagi produktif? Nah di sinilah peran asuransi yang akan menjawab itu semua. Ketika si kepala rumah tangga tersebut terkena bencana, maka pihak asuransi yang akan menanggung semua keperluan dari keluarganya.

Setelah membaca artikel ini, apa mata Anda mulai terbuka? Manfaatkan waktu yang ada, generasi milenial kini wajib miliki asuransi. Buat yang ingin tahu lebih lanjut seputar Allianz Life Changer, silakan hubungi:

Instagram: @allianzindonesia
Twitter: @AllianzID
Facebook: https://web.facebook.com/AllianzIndonesia/

2 Komentar-komentar

  1. Iya sih, sekarang penting banget ya punya asuransi, selain jadi peserta JKN, apalagi sekarang banyak penyakit aneh-aneh muncul. Semoga kita selalu dilindungi Tuhan dan sehat terus ya.

LEAVE A REPLY

SIlakan ketik komentarmu
Silakan Masukkan namamu disini