Pada 19 Maret 2018 lalu saya berkesempatan mengikuti acara di Kementerian Kesehatan RI dalam rangkaian lokakarya penanggulangan penyakit Tuberkolosis. Saya sudah beberapa kali ikut acara di Kemenkes karena memang saya senang mengikuti berbagai talkshow berkaitan dengan kesehatan. Tapi waktu melihat undangan sehari sebelumnya, saya sempat heran, tumben ini acara lama banget, dari pagi hingga menjelang sore. Tidak biasa-biasanya acara di sana selama itu. Kemudian pas mengikuti acara, sekitar jam 11 siang, saya sempat heran, Kang Arul yang dikenal sebagai Dosen Galau kok ada di acara ini. Tumben beliau hadir juga, pikir saya. Lah ternyata, beliau menjadi pembicara pada sesi setelah jam makan siang. Tambah bersyukur banget dong saya bisa hadir di acara ini. Bayangkan ya, kapan lagi bisa belajar SEO dan penulisan konten Kreatif Bersama Dosen Galau di acara Kemenkes RI.

Kang Arul sang Dosen Galau. dokpri
Kang Arul sang Dosen Galau. dokpri

Penulisan Konten Kreatif

Dosen yang terkenal kocak ini memulai workshopnya dengan materi cara penulisan konten kreatif sehingga tulisan di blog bisa dipahami dengan mudah, sering dikunjungi pembaca karena tulisannya, dan karya tulis di sana tidak seperti iklan promosi produk yang membosankan. Dalam materi slide yang ditunjukkan kepada para peserta, beliau menggunakan contoh foto dari Mas Satto Raji, founder Blogger Crony, yang membuat Mas Satto sempat ngomel… [hahaha..]

Menurut Kang Arul, yang bernama asli Dr. Rully Nasrullah M.Si, seorang blogger harus terus meningkatkan kemampuan menulis sehingga tulisannya punya daya tarik, unik, dan bisa menampilkan ciri khas blogger itu sendiri. Menulis tidak bisa asal jadi, apalagi sampai plagiat. Harus dipelajari juga bagaimana story telling yang baik sehingga bisa melakukan soft selling sehingga ketika mendapatkan job untuk mengulas suatu produk, kita bisa mengulasnya dengan cara yang soft, tidak berkesan jualan doang. Agar bisa melakukan soft selling, masukkan pengalaman pribadi kita berkaitan dengan hal (atau produk) yang hendak kita tulis. Ini juga perlu dilakukan ketika kita menulis liputan, jangan asal menyalin pres rilis. Dengan memasukkan pengalaman pribadi, maka saat menulis satu event yang sama, tetap saja tulisan kita tampak berbeda dengan tulisan blogger lain yang sama-sama hadir di event tersebut.

Jadi, apa yang harus dilakukan agar bisa menulis konten kreatif yang bagus dan memiliki banyak pembaca?

  • Harus cari tahu dulu kata kunci berkaitan dengan tulisan yang hendak ditulis.
  • Cari referensi berkaitan dengan tema yang mau ditulis agar tulisan tidak jadi omong kosong belaka.
  • Masukkan pengalaman pribadi.
  • Lihat trending topik di media sosial dan adakah kaitannya dengan konten yang mau ditulis.
  • Tulisan padat, tepat sasaran, dan tidak bertele-tele.
  • Tambahkan gambar dan infografis yang mendukung tulisan.
Kang Arul sang Dosen Galau. dokpri
Kang Arul sang Dosen Galau. dokpri

Belajar SEO dan Promosi Tulisan di Media Sosial

Tulisan sudah rampung dan sudah pula di posting di blog. Sampai sini, apakah tugas kita selesai? Belum. Kalau kita tidak mempromosikan tulisan, bagaimana pembaca bisa tahu di blog kita sudah ada tulisan baru? Ini bisa jadi makin parah kalau kita nulisnya jarang-jarang dan blog kita tak dikenal banyak pembaca, otomatis orang semakin tidak tahu kalau blog kita itu ada.

Menurut Kang Arul, saat memposting tulisan di blog, kita juga perlu memperhatikan penggunaan keyword dan SEO agar tulisan tersebut terindeks di Google dengan cepat. Kalau terindeks, ketika orang mengetikkan kata kunci, maka tulisan kita bisa muncul di page one. Karena itu, peletakkan keyword harus tepat, yaitu: tertulis dijudul, di paragraf 1, dan diakhir paragraf. Keyword juga perlu di-bold, italic, dan ada yang di-underline. Jangan lupa, kita juga bisa memasukkan keyword pada gambar dengan cara: tambahkan keyword di URL untuk gambar, di Image Title, dan di ALT Text. Mau lebih afdol lagi, instal juga plugin SEO, seperti yoast dan sebagainya.

Belajar SEO dan penulisan konten Kreatif Bersama Dosen Galau di acara Kemenkes RI seru banget dan banyak ketawa, berasa kayak lagi di masa sekolah dulu, belajar sambil bermain lebih enak menyerap materinya daripada belajarnya terlalu serius. Semoga besok-besok kalau Pak Dosen Galau yang hits ini talkshow lagi, saya bisa berkesempatan hadir lagi.

6 Komentar-komentar

LEAVE A REPLY

SIlakan ketik komentarmu
Silakan Masukkan namamu disini